PELITA RAKYAT

PELITA RAKYAT

Rabu, 19 Agustus 2026

Takut Dirudal Tentara Iran Presiden AS Sembunyi di Kontainer, Ex Dubes RI :Senjata Trump Tinggal Mulutnya!, HR&D ASWIN : Disinyalir "Ngompol Dicelana!"


TURKI (Indonesia), PELITA RAKYATPresiden AS Donald Trump diam- diam dipindahkan dari pesawat kepresidenan Air Force One Boeing 747-8 Hibah dari Qatar ke pesawat pemerintah C-32 A yang lebih kecil (Pesawat Militer) saat meninggalkan Turki pada (8/7/2026). Langkah tersebut dilakukan setelah Secret Service mengatakan adanya ancaman serangan rudal terhadap Trump sebagai ancaman yang kredibel dan segera terjadi, mengutip reuters, pada Kamis (13/8/2026).  Ancaman tersebut muncul pada hari terakhir kunjungan Presiden AS ke Ankara untuk menghadiri KTT NATO. Saat itu ketegangan antara USA dan IRAN tengah meningkat.(17/8/2026). 

Seorang sumber yang mengetahui persoalan tersebut mengatakan, Secret Service menilai ancaman itu cukup serius sehingga harus dilakukan operasi khusus untuk menyembunyikan pergerakan Presiden AS. 

Sumber tersebut tidak mengungkap darimana informasi inteligen tersebut berasal, namun Ia mengatakan "Pejabat AS memiliki waktu yang terbatas untuk mempersiapkan langkah pengamanan dan harus membuat rencana pada menit-menit terakhir, " ungkapnya. 

Sumber kedua mengatakan, "Tidak terdapat rencana yang jelas dari pihak yang bermusuhan dengan Trump untuk  melaksanakan serangan tersebut, yang  teridentifikasi sebatas adanya niat sehingga pesawat-pesawat terkait tetap di izinkan terbang, " jelas sumber tersebut. 

Takut Dirudal Tentara Iran Donald Trump Ngumpet di Box Catering. Badan Inteligen Israel (Mossad) disebut, sebelumnya telah memberitahukan Pemerintah AS melalui CIA dan Secret Service tentang adanya ancaman rudal bahu yang menargetkan pesawat Presiden AS.

Pada (8/7/2026), Trump bersama sejumlah kecil ajudannya ngumpet-ngumpet berpindah dari pesawat kepresidenan Boeing 747-8 Hibah dari Qatar ke Pesawat Militer C 32 A yang lebih kecil dan tidak mencolok. Perpindahan tersebut menggunakan Truck Catering untuk menghindari perhatian.

Trump kemudian terbang dari Ankara menuju Inggris untuk melakukan pengisian bahan bakar . Sementara itu Air Force One tetap meninggalkan Turki secara terpisah dengan membawa sejumlah pejabat senior Pemerintahan, staff Gedung Putih serta rombongan Wartawan yang biasa mengikuti perjalanan Presiden AS sebagai umpan rudal tentara Iran.

Trump sendiri mengkonfirmasi pada (11/8/2026),Ia mengatakan bahwa dirinya memang berpindah pesawat atas arahan Secret Service (Lembaga yang bertanggung-jawab atas keamanan Presiden-Red).

"Jadi saya mengikuti arahan Dinas Rahasia dan Militer. Mereka ingin saya naik penerbangan dengan pesawat berbeda. Keamanan sama tetapi mereka ingin saya melakukan. Jadi saya melakukannya. Saya melakukan apa yang mereka katakan, " ujar Trump kepada wartawan (11/8/2026). 

Ditanya Wartawan, kenapa mereka ingin anda melakukan itu?

"Saya kira memang ada ancaman diluar sana. Saya tidak terlalu banyak bertanya tentang itu, " jawab Trump. 

"Saya sering menerima ancaman, " sambungnya. 

"Saya sebenarnya berfikir pesawat yang saya tumpangi memiliki resiko lebih besar, " kata Trump kepada wartawan  tanpa memberikan bukti. 

"Menurut saya resiko lebih besar karena itu kemungkinan pesawat yang mereka incar, " sambungnya.

Trump sempat berdalih bahwa, Hal tersebut dilakukan karena dirinya ingin bernostalgia.

Penggunaan taktik penyesatan dan pengelabuan publik seperti ini sebenarnya bukan hal baru. Ini sudah menjadi riwayat protokol militer AS. 

Iran melalui Media Pemerintah mengolok-olok Trump bahwa "Tak akan lama lagi bahwa Presiden AS akan sembunyi di tong sampah! ".Menurut Iran, peristiwa Trump bersembunyi di Kontainer Catering itu menunjukkan betapa gugupnya Trump menghadapi kekuatan IRGC. 

Ex Dubes RI - Iran : Senjata Trump Hanya Tinggal Satu : "Mulutnya!"

Ex Dubes RI untuk Iran, menegaskan bahwa, " Kalau saya jelas apa yang diomongin oleh Trump .. Ya enggak usah di percaya!",  tegas Dian Wirang jurit. (16/8/2026) pada wawancara dengan TV One dalam acara "Apa Kabar Indonesia"
"Jujur ya, Amerika sekarang lagi pusing kehabisan akal bagaimana menyelesaikan perang ini secara terhormat. Mangkanya dicari-cari alesan, " ungkapnya.

"Suka atau tidak suka. Data di dalam negerinya menunjukan perang dengan Iran ini sudah menghabiskan setengah dari persenjataan mereka yang strategis. Itu sudah lemah kondisinya karena Dia yang punya ambisi global, "sambung Dian.

Ia juga menduga sekarang Donald Trump mulai pinter, dengan berupaya agar pesawat Air Force One yang ditungganginya selamat.

"Waktu ngabur dari Turki kan. Coba.. Pesawat sehebat Air Force One bisa keliling dunia mencari tempat aman,  ini gara-gara diancam Iran Presiden AS ngumpet di kompartemen Catering untuk dipindahkan ke pesawat militer. Artinya apa? ,  Trump sendiri sudah tidak nyaman perang dengan Iran yang sangat diluar dugaan Dia, " paparnya. 

"Berapa Jendral sudah berhenti atau di pecat., berapa banyak tentara yang sudah berani menyuarakan bahwa perang ini gak ada gunanya untuk diteruskan tapi kenapa masih mau bertahan... senjata Trump tinggal satu . . Mulutnya!, " tandas Ex Dubes RI untuk Iran, Dian Wirang jurit

Disinyalir Donald Trump "Ngompol Dicelana" Dan Terindikasi "Cepirit"

"Kelakuan Presiden AS bersembunyi di Truck Kontainer dan masuk Box Catering untuk dipindahkan ke pesawat militer C 32 A dikarenakan ketakutannya terhadap rudal besar tentara Iran yang dapat tiba-tiba menyodok dari belakang Donald " Koplak" Trump menunjukan bahwa Dirinya mengalami tekanan mental dahsyat sehingga melakukan hal yang memalukan, " kata Head of Research and Development Division of the Central Executive Board of the International Journalists Association (ASWIN), Irwan Awaluddin. (17/8/2026) di kediamannya. 

"Bila seseorang dalam tekanan mental kuat dalam ketakutan biasanya cenderung mengeluarkan sesuatu. Maka Donald"Koplak"Trump disinyalir "Ngompol Dicelana" bahkan dapat Terindikasi Donald"Koplak"Trump "Cepirit". Sebab ada situasi bersifat Ketakutan ekstrem memicu respons fight-or-flight (lawan atau lari) yang mengacaukan sinyal otomatis pada organ pencernaan dan kandung kemih, " ungkapnya. 

Lanjutnya, "Reaksi fisik berupa ngompol dan buang air kecil atau besar tanpa sadar (Cepirit) akibat ketakutan yang amat sangat terjadi karena lonjakan adrenalin mengaktifkan sistem saraf simpatik, yang membuat otot-otot panggul dan sfingter (penahan kencing/BAB) mendadak lemas atau kehilangan kendali, " bebernya. 

"Tekanan darah dan aliran listrik saraf yang berubah drastis membuat otot sfingter di sekitar saluran kemih dan anus gagal menahan isinya, Kondisi tidak bisa menahan kencing disebut inkontinensia urine (enuresis), sedangkan keluarnya feses tanpa sadar berkaitan dengan inkontinensia fekal atau enkopresis. Saya menduga hal tersebut terjadi juga pada diri  Donald"Koplak"Trump...kalau tidak percaya periksa saja celananya....begitulah kura-kura," pungkas Head of Research and Development Division of the Central Executive Board of the International Journalists Association (ASWIN), Irwan Awaluddin SH. 


(Joggie/ Taufan) PR

Minggu, 09 Agustus 2026

Duit Warga RI Rp 9,1 Triliun Dimaling, 1.000 Korban Setiap Hari, Friderica : 432.637 Lapor IASC, OJK Blokir 397.000 Rekening


JAKARTA, PELITA RAKYAT - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap tingginya kasus penipuan digital atau scam di Indonesia. Hingga 14 Januari 2026, Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) telah menerima 432.637 laporan masyarakat dengan total kerugian yang dilaporkan mencapai Rp 9,1 triliun. (9/8/2026).

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi mengatakan, dari ratusan ribu laporan tersebut, OJK telah memblokir lebih dari 397.000 rekening.

Sementara itu, dana korban yang berhasil diblokir atau diselamatkan mencapai Rp 432 miliar.

"Ada Rp 9,1 triliun dana masyarakat yang dilaporkan hilang terkena scam ini, di mana IASC berhasil memblokir atau menyelamatkan dana sebanyak Rp432 miliar," ujar Friderica dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta.

Persebaran laporan scam paling banyak berasal dari Pulau Jawa dengan jumlah lebih dari 303.000 laporan. "Diikuti oleh Sumatera dan seterusnya," kata perempuan yang akrab disapa Kiki tersebut.

Berdasarkan modusnya, penipuan transaksi belanja menjadi yang paling banyak dilaporkan dengan sekitar 73.000 kasus. Modus lainnya meliputi panggilan palsu, penipuan investasi, penipuan berkedok lowongan kerja, hingga penipuan dengan iming-iming hadiah.

Kiki mengatakan tingginya kasus scam membuat penanganannya menjadi tantangan besar bagi OJK dan seluruh pemangku kepentingan. Salah satu persoalan utama adalah volume laporan yang sangat tinggi, yakni sekitar 1.000 laporan setiap hari.

"Yang kita juga melakukan koordinasi dan kerja sama dengan negara-negara lain itu jumlahnya tidak sebanyak yang ada di Indonesia. Mungkin per hari 150 laporan, 300, 400, tapi di Indonesia bisa sampai seribu laporan per hari," tuturnya.

Menurut Kiki, tingginya angka tersebut menunjukkan eskalasi kejahatan penipuan di tengah masyarakat. Persoalan semakin rumit karena sekitar 80% korban baru melaporkan kejadian lebih dari 12 jam setelah penipuan terjadi. Padahal, dana hasil scam dapat berpindah dari rekening korban dalam waktu kurang dari satu jam.

"Kesenjangan waktu inilah yang menjadi faktor krusial dalam menentukan apakah dana korban masih dapat diselamatkan atau tidak," tegasnya.

Pola perpindahan dana hasil penipuan juga semakin kompleks. Dana korban kini tidak hanya berpindah antar rekening bank, tetapi dapat dialihkan ke dompet elektronik, aset kripto, emas digital, platform e-commerce hingga berbagai aset keuangan digital lainnya.

"Mulai dari rekening di bank lain, dompet elektronik, aset kripto, emas digital, hingga platform e-commerce dan aset keuangan digital lainnya. Kondisi ini menuntut peningkatan kecepatan pemblokiran lintas sistem, lintas pelaku industri, dan juga lintas sektor," pungkas Kiki.


(Widi) PR

Jumat, 07 Agustus 2026

Wamendagri Dorong Legislator Daerah Perkuat Kepemimpinan Guna Wujudkan Pembangunan Berkeadilan Ekologis

YOGYAKARTA, PELITA RAKYATWakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya peran anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam mewujudkan pembangunan berkeadilan ekologis. Menurutnya, legislator daerah perlu mengoptimalkan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar kebijakan yang dihasilkan tidak hanya mendorong pertumbuhan, tetapi juga menjamin keberlanjutan lingkungan.(7/8/2026). 


Hal itu disampaikan Bima saat menyampaikan keynote speech pada Akademi Kaukus Parlemen Hijau Daerah bertema Menguatkan Kepemimpinan Legislatif Daerah untuk Pembangunan Berkeadilan Ekologis di Riss Hotel Malioboro, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (6/8/2026).

"Anggota DPRD memiliki peran strategis untuk memastikan agenda pembangunan daerah tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan," ujar Bima.

Ia menambahkan, anggota DPRD perlu memiliki arah perjuangan yang jelas dengan memberi perhatian pada isu-isu yang berdampak langsung terhadap masyarakat, termasuk pelestarian lingkungan.

Menurut Bima, persoalan lingkungan merupakan tantangan yang kompleks sehingga tidak dapat diselesaikan secara parsial. Karena itu, penanganannya membutuhkan sinergi lintas sektor, lintas wilayah, serta kolaborasi antarpemerintah dan berbagai pemangku kepentingan.

Selain itu, Bima mengingatkan agar berbagai instrumen pendanaan hijau tidak diposisikan semata sebagai pemenuhan kewajiban administratif, melainkan diarahkan untuk mendukung program yang memberikan manfaat nyata bagi kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Masalah kita bukan tidak ada kebijakannya, tetapi pelaksanaannya di lapangan. Kalau menurut saya, ya persoalannya itu bukan di gagasannya, tapi eksekusinya. Kemudian persoalan-persoalan itu yang enggak bisa diantisipasi sejak awal," sambungnya.

Bima juga mengajak para legislator daerah memperkuat kolaborasi dengan kalangan akademisi, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. 

Menurutnya, jejaring yang kuat akan memperkaya substansi kebijakan sekaligus memperbesar peluang lahirnya program pembangunan yang efektif, berkelanjutan, dan berkeadilan ekologis.

Ia juga menyoroti meningkatnya perhatian publik terhadap isu lingkungan, terutama di kalangan Generasi Z. Karena itu, para legislator daerah diharapkan menjadikan isu lingkungan sebagai salah satu agenda prioritas dalam memperjuangkan kebijakan yang responsif terhadap tantangan masa depan serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.


(Irfan) PR

Rabu, 05 Agustus 2026

Desa Tambun Gelar Pendaftaran Bacakades ke Lima, Ja'ut Sarja Winata Tantang Periksa Dokumen Bagi Lawan Politik Tak Puas


KABUPATEN BEKASI, PELITA RAKYAT  - Desa Tambun menggelar kegiatan Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) tahap kelima dengan menerima penyerahan berkas Bacakades Ja'ut Sarja Winata (JSW) yang juga sebagai Petahana Desa Tambun di Aula Desa Tambun Lantai II, Kecamatan Tambun SelatanKabupaten Bekasi pada, Rabu (5/8/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Panitia Pemilihan Kepala Desa (Kapan Pilkades) beserta Tim, Ketua BPD beserta anggota, Tim Monitoring Kecamatan Tambun Selatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Karang Taruna, Bacakades beserta keluarga dan Tim Pemenangan diiringi ratusan pendukung.

Acara dimulai langsung dengan orasi dari Bacakades, Ja'ut Sarja Winata (JSW) yang menyatakan bahwa berkas pendaftaran telah siap sepenuhnya. Bila ada pihak lawan yang tidak puas tempuh jalur hukum

" Hari ini didepan rekan-rekan Media, saya sampaikan bahwa saya akan mendaftarkan sebagai Kepala Desa di Desa Tambun pada Periode ke tiga. Ini tentunya kehadiran saya disini dengan membawa berkas semua perlengkapan yang sudah ditentukan oleh Pemerintah melalui Bupati. Ini saya sampaikan kepada Panitia... Aslinya berikut Foto-copy yang sudah di legalisir.. jadi biar faham semua, " tegasnya dengan nada tinggi.

Lanjutnya, " Kalau ada pihak-pihak yang lain, nanti yang kurang puas dengan dokumen saya, silahkan mengajukan ke jalur hukum yang berlaku ... bukan disini tempatnya..disini bukan tempat saling mengklaim, saling menjatuhkan, bukan... ini adalah tempat verifikasi data. Kalau kata Panitia ini enggak boleh... Pak Lurah enggak boleh.. berarti menyalahi aturan. Sekarang Panitianya orang pinter semua. Ini enggak ada rekayasa, nanti kalian saya perlihatkan semuanya.. jadi jangan sampai entar disini ribut.. wah ini enggak boleh, enggak ada ya nggak boleh...ini ketentuannya sudah berdasarkan dari buku aturan Bupati, " beber Sarja Winata dengan rona wajah merah padam.
 
Ia juga menegaskan bahwa, bagi siapa saja yang menghalangi dirinya untuk mendaftar berdasarkan Isu-isu yang berkembang di masyarakat disarankan untuk melalui mekanisme jalur hukum yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah dengan berbagai saluran yang ada.

"Jadi kalau ada yang mengklaim Lurah kagak bisa daftar "itu bohong!".Saya sekolah dari kecil sampai SMA itu jelas, nanti akan saya perlihatkan semuanya.. kalau kurang puas, ada tempat mengadunya. Bahkan sejak saya jadi Kepala Desa pun nanti bisa di kayak Jokowi.. biar keren ya, " terang Ja'ut berapi-api. 

"Kalau nanti pengen tahu silahkan saja, itu Media wajib tahu, wajib menyampaikan informasi kepada masyarakat, cuma disini bukan ranahnya untuk debat, ya, "pungkas Bacakades Ja'ut Sarja Winata.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan berkas yang diterima pihak Panitia Pilkades dari Bacakades. Dalam pemeriksaan awal dokumen Bacakades, Tim Panitia melakukan secara transparan dengan disaksikan seluruh hadirin yang ada di ruangan tersebut.

Usai pemeriksaan pihak Panitia Pilkades Desa Tambun menyatakan berkas Bacakades Ja'ut Sarja Winata telah lengkap baik Asli maupun salinan dan Fotocopy yang telah di legalisir. 

Acara dilanjutkan dengan foto bersama dalam penyerahan berkas serta tanda terima berkas Bacakades dan Ketua  Panitia. 

Panitia Minta Para Balon Jaga Ketertiban, Keamanan Dan Kondusifitas

Kepala Panitia Pemilihan Kepala Desa (Kapan Pilkades) Tambun, Bu EKo 

Dalam keterangannya Ketua Panitia Pilkades Tambun mengutarakan bahwa, berkas yang diserahkan Bacakades Ja'ut Sarja Winata sudah sesuai dengan regulasi. 

"Sudah sesuai dengan regulasi, kalau untuk verifikasi kan sekarang belum waktunya, verifikasi di lskukan sesuai regulasi juga setelah tanggal 6, setelah selesai pendaftaran dua puluh hari kedepan sampai tanggal 7 September, " ujar Eko. 

"Pengumuman hasil administrasi Bakal Calon Kepala Desa itu tanggal 7 September 2026, sebelum itu kita sudah melakukan verifikasi. Adapun untuk penetapan Calon Kepala Desa, penetapan nomor urut Calon Kepala Desa tanggal 9 September. Sampai saat ini baru ada lima orang Balon ya.. bukan Calon,  lima orang Bacakades, " terangnya. 

Ia juga menjelaskan bahwa, dari kelima Balon tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat sesuai ketentuan. Mengenai ada kandidat Balon lainnya yang akan muncul mendaftar.

"Nah itu kita belum tahu. Akhir pendaftaran pada 6 Agustus sedangkan sekarang 5 Agustus, masih ada waktu sampai besok, apakah hanya lima atau ada yang daftar lagi besok, " jelas Ketua Panitia Pilkades Tambun. 

Ketua Panitia menghimbau kepada para Balon yang telah mendaftar agar bekerjasama baik dengan Panitia maupun masyarakat agar ciptakan keamanan dan kondusifitas. 

" Untuk yang sudah mendaftar yang pastinya kita minta kerjasama yang baik dengan Panitia juga masyarakat. Supaya nanti dalam pelaksanaan agar menjaga keamanan supaya kondusif. Supaya sukses pelaksanaan Pilkades 2026," himbaunya.

Ketua Panitia Pilkades Tambun juga Optimis dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) bahwa, kegiatan tersebut dapat selesai dengan aman dan lancar.

" Insyaallah saya harus sukses, harus lancar, harus kondusif, karena dari lima Balon yang sekarang ini . Kalau untuk Balon silahkan saja berapa juga boleh, tapi nanti kan ada aturannya lagi untuk penyeleksiannya. Batas maksimum lima kalau besok ada baru ada penyeleksian.. Sejauhini semua alhamdulilah lancar dengan segala dinamikanya, " tutup Ketua Panitia Pilkades Tambun, Eko. 


Minggu, 02 Agustus 2026

Ditantang Panggil Raja Juli, KPK : Bukan Masalah Berani Atau Tidak Tapi Kecukupan Alat Bukti


JAKARTA, PELITA RAKYAT - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan pemanggilan saksi dalam proses penyidikan bukan berdasarkan berani atau tidak berani.(2/8/2026).

Hal itu disampaikan Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein merespons terkait adanya kans pemanggilan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di Kuantan Singingi (Kuansing).

"Bahwa ukuran kami melaksanakan penyidikan penegakan hukum itu bukan masalah berani atau tidak berani begitu ya," ujar Taufik, Sabtu (1/8/2026).

Menurut dia, pemanggilan saksi berdasarkan kebutuhan penyidik, bukan atas desakan publik.

 "Kita juga bukan untuk ditantang-tantang seperti itu gitu, tapi betul-betul memang di prosesnya kita melakukan due process of law-nya. Jadi betul murni adalah kecukupan alat bukti," ujarnya. 

Perkara dugaan korupsi yang menjerat Bupati Kuansing Suhardiman Amby tengah fokus mengusut besaran uang yang dipungut dan verifikasi barang bukti yang disita.

"Tim update terakhir itu masih memverifikasi jumlah-jumlah uang-uang yang dipungut di KUD, kemudian masih juga identifikasi barang bukti hasil penggeledahan," ucapnya.

"Jadi saat ini masih berjalan gitu proses penyidikannya. Jadi bukan ukuran berani atau tidak berani gitu, tetapi kebutuhan dalam proses penyidikan yang berjalan itu seperti apa, apakah memang dikonstruksinya membutuhkan keterangan yang bersangkutan atau tidak, itu yang akan diukur," ungkap Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein.

KPK menetapkan Bupati Kuansing Suhardiman Amby sebagai tersangka kasus dugaan suap pengisian jabatan perangkat daerah setempat. Selain itu, KPK juga menduga Suhardiman menerima gratifikasi terkait izin pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).

Narasi pemeriksaan Raja Juli sebagai saksi dalam perkara tersebut setelah KPK menemukan upaya penyerahan amplop dari Suhardiman kepada Menhut.


(Widi) PR



POSTINGAN UNGGULAN

Takut Dirudal Tentara Iran Presiden AS Sembunyi di Kontainer, Ex Dubes RI :Senjata Trump Tinggal Mulutnya!, HR&D ASWIN : Disinyalir "Ngompol Dicelana!"

TURKI  ( Indonesia ), PELITA RAKYAT -  Presiden AS Donald Trump  diam- diam dipindahkan dari pesawat kepresidenan Air Force One Boeing 747-...

POSTINGAN Ter UP-DATE

PELITA RAKYAT ONLINE

PELITA RAKYAT ONLINE

POSTINGAN DAERAH

PELITA RAKYAT ONLINE

PELITA RAKYAT ONLINE

POSTINGAN NASIONAL